Bojonegoro – Memperingati Hari Pramuka ke-65, Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Bojonegoro menggelar Renungan Malam dan Ulang Janji Tri Satya serta Dasa Darma Pramuka di Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Kepramukaan (Lemcadika) Kwarcab Bojonegoro, Kamis malam (13/8/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh keakraban, diikuti jajaran pengurus Kwarcab, Dewan Kerja Cabang (DKC), serta anggota Pramuka.

Wakil Bupati Bojonegoro sekaligus Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Bojonegoro, Nurul Azizah, hadir sebagai pembina apel. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh anggota Pramuka menjadikan momentum ulang janji sebagai refleksi atas perjalanan pengabdian selama 65 tahun, sekaligus memperkuat komitmen untuk terus mengamalkan Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka.

Suasana khidmat semakin terasa saat renungan malam berlangsung. Nyala api unggun menerangi halaman Lemcadika, mengiringi para anggota Pramuka untuk sejenak melakukan refleksi atas perjalanan, pengabdian, serta semangat kepramukaan yang telah terjaga selama 65 tahun. 

“Alhamdulillah malam ini terasa syahdu ketika kita menyampaikan ulang janji Tri Satya. Ini merupakan ikhtiar kita untuk mengingat bahwa sudah 65 tahun Pramuka hadir dan kita semua setia mengawal sampai saat ini,” tutur Wabup Nurul Azizah.

Selain renungan malam, Wabup Nurul Azizah juga meresmikan Bank Sampah Kendalisada Kwarcab Bojonegoro. Keberadaan bank sampah tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan di kalangan anggota Pramuka sekaligus mendukung kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

“Bank Sampah ini akan menjadi kolaboratif dengan DLH. Ketika ada pembelajaran tentang cinta alam dan lingkungan, maka Bank Sampah ini jawabannya. Sampah plastik bisa kita koordinasikan dan dikelola sehingga memiliki nilai ekonomi,” jelasnya.

Wabup menambahkan, semangat menjaga lingkungan sejalan dengan nilai-nilai kepramukaan, khususnya dalam membangun kepedulian terhadap alam. Ia berharap Bank Sampah Kendalisada dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dan menjadi sarana edukasi bagi generasi muda.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan tumpengan dan doa bersama. Suasana kebersamaan semakin terasa saat seluruh peserta berkumpul dalam satu momentum syukur, mempererat persaudaraan, sekaligus menyongsong perjalanan Gerakan Pramuka Bojonegoro untuk terus berkarya dan mengabdi bagi masyarakat.

Renungan malam dan ulang janji tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-65, sekaligus momentum untuk meneguhkan kembali semangat Satya dan Darma sebagai landasan setiap anggota Pramuka dalam menjalankan pengabdian.


By Admin
Dibuat tanggal 14-08-2026
0 Dilihat
Bagaimana Tanggapan Anda?
Sangat Puas
100 %
Puas
0 %
Cukup Puas
0 %
Tidak Puas
0 %