Bojonegoro, Senin, 12 Oktober 2026 – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus memperkuat upaya pengurangan angka pengangguran melalui perluasan kesempatan kerja dan kolaborasi dengan dunia usaha dan industri. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui fasilitasi kegiatan walk-in interview PT Shou Fong Lastindo di Desa Prayungan, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro.

Perusahaan industri alas kaki yang memproduksi sepatu dan sandal tersebut membuka kebutuhan tenaga kerja hingga 3.000 orang. Rekrutmen ini menjadi kesempatan bagi masyarakat, khususnya pencari kerja lokal, untuk memperoleh akses pekerjaan melalui proses seleksi secara langsung.

Antusiasme masyarakat terhadap kesempatan kerja tersebut terlihat dari jumlah pelamar yang tercatat mencapai 10.333 orang yang juga mencakup pelamar penyandang disabilitas.

Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, hadir untuk memberikan dukungan terhadap pelaksanaan rekrutmen sekaligus mendorong optimalisasi penyerapan tenaga kerja lokal. Pemerintah daerah berharap kesempatan kerja yang tersedia dapat dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Bojonegoro, Mahmudi, menyampaikan bahwa fasilitasi walk-in interview merupakan salah satu bentuk intervensi pemerintah daerah dalam memperluas akses masyarakat terhadap pasar kerja. Melalui kegiatan ini, pencari kerja dapat memperoleh informasi lowongan sekaligus mengikuti proses seleksi sesuai persyaratan perusahaan.

Selain mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, Pemkab Bojonegoro juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan kerja dan pengembangan kompetensi. Informasi mengenai karakteristik pelamar diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Pemkab Bojonegoro menekankan pentingnya kesinambungan antara pendidikan, pelatihan, dan kebutuhan dunia kerja. Dengan keterampilan yang relevan, pencari kerja diharapkan memiliki kesiapan dan daya saing untuk memasuki pasar kerja serta memperoleh pekerjaan yang layak dan berkelanjutan.

Sementara itu pihak perusahaan menjelaskan bahwa, pemenuhan kebutuhan hingga 3.000 tenaga kerja akan dilakukan secara bertahap. Proses rekrutmen direncanakan berlangsung hingga April 2027 dengan mempertimbangkan kebutuhan pelatihan, pengalaman kerja, serta kesiapan tenaga kerja sebelum ditempatkan pada bagian operasional produksi.

Perusahaan juga menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen dilaksanakan secara resmi dan tidak dipungut biaya. Para pelamar diimbau mengikuti prosedur seleksi yang telah ditetapkan serta mewaspadai pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan meminta uang atau imbalan tertentu.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut turut disampaikan oleh anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro, Choirul Anam. Sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat dinilai penting untuk memperluas kesempatan kerja, meningkatkan pendapatan keluarga, serta mendukung upaya penurunan angka pengangguran.

Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendorong berbagai upaya pengurangan pengangguran melalui fasilitasi rekrutmen, peningkatan kompetensi tenaga kerja, penguatan informasi pasar kerja, serta pengembangan investasi yang mampu menyerap tenaga kerja lokal.

Melalui kolaborasi yang berkelanjutan dengan sektor industri, Pemkab Bojonegoro berharap semakin banyak masyarakat memperoleh kesempatan kerja. Upaya ini menjadi bagian dari pembangunan daerah untuk memperkuat perekonomian keluarga, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mendorong penurunan angka pengangguran di Kabupaten Bojonegoro.


By Admin
Dibuat tanggal 12-10-2026
0 Dilihat
Bagaimana Tanggapan Anda?
Sangat Puas
100 %
Puas
0 %
Cukup Puas
0 %
Tidak Puas
0 %