SURABAYA – Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, menghadiri launching dan sosialisasi Program Beasiswa Pemerintah Provinsi Jawa Timur Tahun 2026. Acara ini bertempat di Ruang Rapat Hayam Wuruk, Lantai 8, Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, pada Rabu (10/6).

Program beasiswa ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Jawa Timur, Dr. (H.C.) Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., bersama jajaran pengurus LPPD dan Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jawa Timur. Langkah ini menjadi komitmen berkelanjutan dalam memperluas akses pendidikan tinggi demi mencetak generasi muda yang berdaya saing tinggi.

Ketua LPPD Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Abd. Halim Soebahar, M.A., dalam laporannya memaparkan bahwa program afirmasi peningkatan kualitas SDM ini berjalan secara konsisten. Tercatat selama enam tahun terakhir, program ini telah berhasil memberikan manfaat kepada total 7.976 mahasiswa di seluruh wilayah Jawa Timur.

"Program beasiswa ini dirancang untuk mendongkrak kompetensi akademik dan mencetak SDM unggul. Pada tahap awal tahun 2026, kuota beasiswa dibuka untuk 1.100 mahasiswa yang tersebar di 64 perguruan tinggi mitra kerja sama," urai Prof. Halim Soebahar.

Lebih lanjut, keberlanjutan program beasiswa yang kini mencakup jenjang Strata 1 (S1), Strata 2 (S2), Strata 3 (S3), hingga program internasional di Universitas Al-Azhar Kairo diproyeksikan akan membawa dampak masif bagi ekosistem pendidikan daerah. Pada tahun 2029 mendatang, Jawa Timur ditargetkan mampu melahirkan sedikitnya 260 doktor baru dari kalangan alumni penerima beasiswa ini.

Gubernur Jawa Timur dalam arahannya menekankan pentingnya akselerasi pembangunan yang adaptif terhadap dinamika perubahan global. Langkah ini krusial agar peradaban transisi ke depan dapat diwarnai oleh keunggulan kompetensi lokal yang kompetitif.

"Perkembangan dunia hari ini sangat tergantung pada diversifikasi profesi dan kapasitas SDM kita, terutama di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, Economic, and Mathematics). Oleh karena itu, sinergi dan kolaborasi konkret antar-elemen menjadi kunci substantif untuk melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga konsisten menjaga prinsip moderasi dan toleransi," ujar Gubernur.

Kehadiran Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, di tengah jajaran kepala daerah se-Jawa Timur menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk menyelaraskan program peningkatan mutu pendidikan di tingkat daerah. Melalui sinergi ini, Pemkab Bojonegoro siap mengawal dan mendorong talenta-talenta berprestasi asal Bojonegoro untuk memaksimalkan peluang beasiswa tersebut guna berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah dan peningkatan kualitas SDM nasional.


By Admin
Dibuat tanggal 10-06-2026
39 Dilihat
Bagaimana Tanggapan Anda?
Sangat Puas
100 %
Puas
0 %
Cukup Puas
0 %
Tidak Puas
0 %