BOJONEGORO, 07 Agustus 2026 – Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 blogBojonegoro.com menjadi ruang apresiasi bagi para tokoh, lembaga, komunitas, dan perusahaan yang dinilai berkontribusi dalam menggerakkan pembangunan serta memberikan manfaat bagi masyarakat melalui gelaran Anugerah Penggerak 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, jajaran Forkopimda, Kepala BPKAD Provinsi Jatim Mohammad Yasin, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Budiono, pimpinan instansi, tokoh masyarakat, akademisi, pelaku usaha, komunitas, serta para penerima penghargaan bertempat di D'Konco Cafe Ngampel, Kec. Kapas. Penyelenggara menyampaikan bahwa Anugerah Penggerak merupakan bentuk apresiasi sekaligus upaya mendorong kolaborasi berbagai pihak dalam membangun Bojonegoro.

CEO blogBojonegoro.com, Muhammad Abdul Kohar, menyampaikan bahwa Anugerah Penggerak 2026 menjadi bagian dari komitmen media dan Blog Media Group untuk memberikan dukungan kepada para penggerak di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kemasyarakatan, penelitian, pengabdian, pemerintahan hingga aktivitas sosial.

Menurutnya, kolaborasi antara media, pemerintah, dunia usaha, komunitas, akademisi, dan masyarakat menjadi bagian penting untuk mewujudkan Bojonegoro yang bahagia, makmur, dan membanggakan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga keberlangsungan media di tengah perubahan ekosistem informasi dan perkembangan teknologi digital.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah menyampaikan salam dan pesan Bupati Bojonegoro yang berhalangan hadir karena agenda penetapan PAPBD. Bupati juga menyampaikan ucapan selamat atas 15 tahun perjalanan blogBojonegoro.com serta berharap sinergi antara media dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Wakil Bupati juga menyoroti pentingnya peran media di tengah perkembangan teknologi informasi. Masyarakat saat ini semakin mudah memperoleh berbagai informasi melalui perangkat digital, sehingga media dituntut mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman sekaligus tetap menghadirkan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Selain menjadi momentum apresiasi, kegiatan Anugerah Penggerak 2026 juga menjadi ruang untuk membahas berbagai persoalan sosial yang masih menjadi pekerjaan bersama di Bojonegoro. Di antaranya persoalan kesehatan masyarakat, penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), serta anak tidak sekolah. Kolaborasi pemerintah, media, masyarakat, akademisi, dan berbagai pihak diharapkan mampu menghadirkan solusi terhadap persoalan-persoalan tersebut.

Beragam Kategori Penggerak

Pada prosesi penganugerahan, sejumlah tokoh dan lembaga menerima penghargaan dalam berbagai kategori.

Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah menerima penghargaan kategori Penggerak Demokrasi. Penghargaan kategori yang sama juga diberikan kepada Budiono selaku anggota DPRD Provinsi Jawa Timur.

Sementara itu, Muhammad Yasin, selaku Kepala BPKD Provinsi Jawa Timur, menerima penghargaan kategori Penggerak Pemerintahan dan Pengabdian Masyarakat.

Penghargaan juga diberikan dalam kategori Penggerak Keamanan Daerah, Penggerak Penegakan Hukum, Penggerak Pelayanan Peradilan, Penggerak Kerukunan dan Ekoteologi, Penggerak Sosial Kemasyarakatan, Penggerak Pemberdayaan Umat, Penggerak Periset dan Pengabdi Pendidikan, Penggerak Ketahanan dan Paham Masyarakat, Penggerak Gotong Royong Masyarakat, serta Penggerak Keagamaan dan Kemasyarakatan.

Dari unsur dunia usaha, penghargaan diberikan dalam kategori Perusahaan Peduli Masyarakat Bidang Ekonomi kepada PT Pertamina Hulu Energi serta kategori Perusahaan Peduli Kesehatan Masyarakat kepada pihak perusahaan yang disebutkan dalam prosesi penghargaan.

Seluruh penerima Anugerah Penggerak 2026 diharapkan terus berkarya dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya masyarakat Bojonegoro. Penghargaan ini sekaligus menjadi motivasi untuk memperkuat kontribusi dan kolaborasi dalam pembangunan daerah.

Muhammad Yasin: Pengabdian Harus Memberikan Manfaat

Salah satu penerima penghargaan, Muhammad Yasin, dalam testimoninya menceritakan perjalanan panjang pengabdiannya, termasuk keterlibatannya dalam program penanggulangan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat.

Ia mengisahkan upaya penataan dan penguatan kelembagaan UPK yang ditinggalkan setelah berakhirnya program PNPM. Menurutnya, proses tersebut dilakukan agar pengelolaan dana masyarakat tetap memiliki tanggung jawab dan dasar kelembagaan yang jelas.

Yasin juga menyampaikan pesan moral mengenai pentingnya bekerja secara jujur dan memberikan manfaat bagi lingkungan. Menurutnya, keberadaan seseorang dalam sebuah lingkungan idealnya memberikan dampak positif sehingga ketika ia tidak hadir, sistem atau lingkungan tersebut merasakan adanya kekurangan.

“Jujur” dan tidak membebani pimpinan menjadi salah satu pesan yang ia tekankan dalam perjalanan pengabdiannya. Ia menyebut penghargaan yang diterimanya sebagai penghargaan yang juga dipersembahkan kepada masyarakat Bojonegoro dan Jawa Timur.

Melalui Anugerah Penggerak 2026, semangat kolaborasi diharapkan terus tumbuh. Tidak hanya antara pemerintah dan media, tetapi juga bersama dunia usaha, akademisi, komunitas, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh elemen masyarakat.

Momentum HUT ke-15 blogBojonegoro.com tersebut menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah membutuhkan banyak penggerak yang bekerja dari berbagai bidang. Dengan kolaborasi dan kontribusi nyata, berbagai persoalan masyarakat diharapkan dapat diatasi bersama demi mewujudkan Bojonegoro yang semakin maju, bahagia, makmur, dan membanggakan.


By Admin
Dibuat tanggal 08-08-2026
0 Dilihat
Bagaimana Tanggapan Anda?
Sangat Puas
100 %
Puas
0 %
Cukup Puas
0 %
Tidak Puas
0 %