Bojonegoro, 01 Mei 2026 – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kabupaten Bojonegoro tahun ini menjadi momentum penting bagi penguatan ekosistem ketenagakerjaan yang harmonis. Berpusat di halaman Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Bojonegoro, kegiatan ini dihadiri oleh 170 peserta yang terdiri dari perwakilan pengusaha, serikat pekerja/buruh, hingga perwakilan ojek online (Ojol).


Peringatan tahun ini mengusung semangat kekeluargaan untuk merajut kebersamaan antara tiga pilar utama (tripartit): pekerja, pengusaha, dan pemerintah. Saat ini, iklim ketenagakerjaan di Bojonegoro menunjukkan tren positif yang ditandai dengan menurunnya angka perselisihan hubungan industrial dari tahun ke tahun, serta meningkatnya kesejahteraan pekerja melalui jaminan sosial.


Sinergi Layanan Publik dan Kepedulian Sosial Tidak hanya sekadar seremoni, peringatan May Day kali ini diisi dengan berbagai kegiatan konkret hasil kolaborasi antar-instansi, di antaranya: Cek Kesehatan Gratis, Operasi Pasar Murah, Stand penjualan Telur Gayatri, Bazaar UMKM, Penyerahan Simbolis Klaim BPJS Ketenagakerjaan serta penyerahan Akta Notaris kepesertaan baru dan legalitas organisasi bagi perwakilan komunitas Ojek online.


Dalam kesempatan tersebut, para buruh menyampaikan enam poin tuntutan dan harapan utama kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, yaitu:

1.    Jaminan Kepastian Kerja: Penolakan terhadap PHK di wilayah Bojonegoro.
2.    Upah Layak: Penyesuaian upah agar kompetitif dengan kabupaten tetangga (Tuban dan Lamongan).
3.    Pemberantasan Rokok Ilegal: Menjaga stabilitas industri resmi.
4.    Evaluasi Perda KTR: Meminta perlindungan industri dan lapangan kerja (PKL, Warkop, Hiburan) dari penambahan perluasan wilayah larangan merokok.
5.    Revisi Aturan Jaminan Pensiun: Kajian ulang PP No. 45 Tahun 2015 agar usia penerimaan manfaat pensiun tidak menunggu hingga 59-65 tahun.
6.    Pencairan BLT: Percepatan distribusi Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi buruh.


Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah memberikan respons positif terhadap aspirasi tersebut. Beliau menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk menindaklanjuti enam harapan tersebut sebagai bentuk nyata sinergi tripartit.


"Peringatan Hari Buruh ini adalah wujud sinergi yang lahir dari kerja sama antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja. Terkait enam tuntutan yang disampaikan, kami menanggapi secara positif dan akan meneruskan harapan tersebut agar dapat terwujud iklim kerja yang lebih adil dan sejahtera di Bojonegoro," ujar Wakil Bupati.


Merajut Harmoni, Menjemput Sejahtera! Itulah semangat yang terpancar dalam peringatan May Day di Kabupaten Bojonegoro tahun ini. Momentum ini menjadi titik balik penting dalam penguatan hubungan industrial yang kondusif. Melalui kolaborasi bersama, kita perkuat komitmen untuk mewujudkan kemajuan industri yang tangguh sekaligus menjamin kesejahteraan pekerja yang hakiki. Dengan Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama, setiap aspirasi yang disampaikan hari ini menjadi fondasi bagi pemerintah dan pengusaha untuk melangkah beriringan demi masa depan Bojonegoro yang lebih gemilang.


By Admin
Dibuat tanggal 01-05-2026
47 Dilihat
Bagaimana Tanggapan Anda?
Sangat Puas
100 %
Puas
0 %
Cukup Puas
0 %
Tidak Puas
0 %