Bojonegoro-Bupati Bojonegoro memberangkat peserta parade Oklik dan Pawai Obor Sewu yang dimulai dari Jl. Mas Tumapel Bojonegoro, kamis malam (19/03). Dengan kegiatan bernuansa kebudayaan, Setyo Wahono berharap ini menjadi pemantik bagi generasi muda untuk mencintai dan melestarikan budaya asli daerah. 

Momentum bulan Ramadhan dan menjelang hari raya idul fitri menambah semarak parade Oklik tahun ini. Bupati Bojonegoro menekankan bahwa kegiatan kebudayaan semacam ini perlu di agendakan secara rutin dan berkelanjutan. Dengan dihadiri oleh camat beserta jajaran forkopimcam dapat menghidupkan kesenian Oklik di daerah masing-masing. 

"Kita ingin selalu memperkenalkan budaya-budaya yang ada di Kabupaten Bojonegoro, khususnya kepada anak muda. Karena anak muda hari ini banyak tidak mengenal terhadap warisan budaya yang ada di Bojonegoro. Dan ini oklik merupakan salah satu ikon yang menarik, yang mana bisa menjadi kebanggaan bagi Bojonegoro. Dan harapan kita, tentu oklik akan terus bertahan dalam perkembangan zaman ke depan." Terang Bupato Bojonegoro. 

Setyo Wahono mengingatkan kepada 24 peserta Oklik dan Pawai Obor untuk selalu menjaga kelancaran dan ketertiban selama pertunjukan berlangsung guna memastikan kemeriahan acara tetap terjaga. Dan semoga kemeriahan parade oklik ini menjadi daya tarik dan memberikan kebahagiaan yang luar biasa untuk masyarakat Bojonegoro yang menyaksikan.


By Admin
Dibuat tanggal 20-03-2026
26 Dilihat
Bagaimana Tanggapan Anda?
Sangat Puas
100 %
Puas
0 %
Cukup Puas
0 %
Tidak Puas
0 %