Bojonegoro - Wakil Bupati Nurul Azizah hadir meninjau langsung peternak sapi terdampak Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Desa Kawengan Kecamatan Kedewan, pada Senin sore, (2/2). Peninjauan tersebut guna memastikan agar penyakit PMK tertangani dan warga peternak tidak terdampak tidak terbebani. Turut hadir mendampingi Wakil Bupati yakni Kepala Dinas Kesehatan, Dinas Peternakan, Forkopimcam, dan Kades Kawengan.
Langkah-langkah penanganan yang dilaksanakan oleh Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro adalah Deteksi Dini dan Investigasi Epidemiologi
Bersama Pemerintah Desa, Babin Kamtibmas, Babinsa dan tokoh Masyarakat, Melaksanakan pemeriksaan klinis ternak, pendataan populasi ternak rentan, serta penelusuran sumber dan potensi penyebaran penyakit PMK di Desa Kawengan Kec.Kedewan.
Wakil Bupati Nurul Azizah mengawali arahannya mengajak bersama kita melapangkan dada, situasi yang kita hadapi saat ini tidaklah mudah. Namun, di tengah keprihatinan ini, proses penanganan di lapangan, kami meminta dengan pihak Kapolsek dan Koramil untuk membatasi akses peternak luar supaya tidak masuk ke lokasi ini. Hal ini penting agar situasi tetap kondusif dan warga bisa merasa lebih tenang tanpa merasa terkhawatirkan.
Saya mengimbau kepada Bapak dan Ibu sekalian, janganlah terlalu membebani pikiran hingga larut dalam kesedihan yang mendalam. Mari kita terima peristiwa ini sebagai bagian dari takdir dan ujian dari Tuhan. Ikhlas bukan berarti menyerah, tapi cara kita untuk berdiri lebih kuat.
Bapak dan Ibu tidak sendirian. Pemkab hadir, Saya pastikan bahwa pemerintah akan turun tangan sepenuhnya. Kami sedang bergerak untuk memberikan penanganan yang diperlukan, baik secara teknis maupun bantuan lainnya. Kami berkomitmen untuk mendampingi warga hingga situasi kembali pulih.
Kebetulan sekali, saat ini kita berada di momentum Malam Nisfu Syaban. Saya mengajak seluruh warga untuk memanfaatkan malam yang mulia ini dengan berdoa. memohon agar musibah ini segera berlalu dan nasib kita semua diubah menjadi lebih baik, lebih berkah, dan lebih kuat dari sebelumnya.
|
|
|
|
|
Sangat Puas
100 % |
Puas
0 % |
Cukup Puas
0 % |
Tidak Puas
0 % |