Bojonegoro — Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Membuka lembaran tahun 2026, Kabupaten Bojonegoro menerima penghargaan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Republik Indonesia pada 07 Januari 2026 atas kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya melalui peningkatan produksi padi.
Produksi padi Kabupaten Bojonegoro tercatat mengalami peningkatan signifikan dari sebelumnya 710 ribu ton menjadi 884 ribu ton menggeser Kabupaten Ngawi. Capaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh perangkat daerah dalam memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan. Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah saat memimpin apel pagi di halaman Gedung Putih Pemkab, Rabu 14/01/2026
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro juga mencatat lonjakan prestasi dalam bidang pelayanan publik. Berdasarkan hasil evaluasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Bojonegoro berhasil meraih nilai A dengan skor 4,68 dan menempati peringkat ke-6 nasional, meningkat tajam dari peringkat 100 pada tahun sebelumnya.
Kontribusi terbesar dalam peningkatan kualitas pelayanan publik tersebut berasal dari sektor kesehatan, khususnya rumah sakit daerah dan seluruh puskesmas, serta sektor pendidikan melalui layanan sekolah dasar dan menengah pertama.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Nurul Azizah menyampaikan gambaran postur APBD Kabupaten Bojonegoro Tahun 2026 sebesar Rp6,4 triliun, yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana transfer, serta Silpa. Pemerintah daerah menegaskan pentingnya inovasi, intensifikasi, dan ekstensifikasi pendapatan daerah guna menjaga keberlanjutan fiskal serta mendukung pembiayaan program prioritas.
Sejumlah target strategis pembangunan tahun 2026 juga disampaikan, antara lain:
- Penurunan angka kemiskinan melalui program bantuan yang lebih tepat sasaran;
- Peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan memastikan seluruh anak usia sekolah dapat mengakses pendidikan;
- Peningkatan anggaran beasiswa yang naik signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya;
- Pemenuhan kebutuhan listrik bagi seluruh masyarakat;
- Peningkatan kualitas infrastruktur dasar dan lingkungan, termasuk pengendalian banjir dan pengelolaan limbah.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, menjaga keadilan dalam pengelolaan anggaran, serta memastikan seluruh kebijakan pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
|
|
|
|
|
Sangat Puas
100 % |
Puas
0 % |
Cukup Puas
0 % |
Tidak Puas
0 % |