Wabup Nurul Azizah Buka LASABO 2026, Gali Potensi Inovator Muda Menuju Generasi Emas 2045
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Tim Publikasi Informasi Publik
"BOJONEGORO — Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) menggelar Lomba Sains Anak LASABO Tahun 2026 yang secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati..."
BOJONEGORO — Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) menggelar Lomba Sains Anak LASABO Tahun 2026 yang secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, di Ruang Angling Dharma pada Rabu (4/11/2026). Ajang kompetisi sains dan teknologi ini diikuti oleh 57 tim peserta dari jenjang SD/MI dan SMP/MTs se-Kabupaten Bojonegoro.
Sebanyak 30 kelompok peserta jenjang SD/MI dan 27 kelompok peserta jenjang SMP/MTs turut berpartisipasi. Mengusung tema utama "Kelangsungan Kehidupan", para peserta memamerkan berbagai inovasi berbasis Internet of Things (IoT) hingga perangkat mekanis analog.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Asisten Daerah 3 Sekretariat Daerah Kabupaten Bojonegoro, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA), perwakilan juri, guru pendamping, serta orang tua siswa.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengapresiasi tinggi antusiasme dan keberanian para siswa untuk tampil berkompetisi. Menurutnya, keterlibatan anak-anak dalam pengembangan inovasi sains dan teknologi merupakan langkah krusial dalam membentuk mental juara sekaligus menyiapkan SDM unggul menyongsong Indonesia Emas 2045.
"Anak-anak yang mengikuti kompetisi ini memiliki mental sang juara. Di masa depan, berbagai tantangan dan permasalahan akan membutuhkan pemikiran modern serta inovasi, termasuk teknologi robotik. Melalui ajang ini, anak-anak Bojonegoro dibina untuk menjadi generasi yang kreatif dan siap menjawab tantangan zaman," tegas Wabup Nurul Azizah.
Tak hanya menyampaikan arahan, Wabup Nurul Azizah juga turun langsung meninjau stan pameran karya dan berdialog interaktif dengan para siswa peserta. Wabup memberikan perhatian khusus pada berbagai karya inovasi berbasis Internet of Things (IoT) maupun perangkat mekanis analog kreasi pelajar Bojonegoro.
Berbagai karya menarik dipamerkan dalam ajang ini, dan masih banyak karya inovatif lainnya dari para peserta yang akan dinilai secara komprehensif oleh tim juri, di antaranya:
- Sistem Penyiraman Tanaman Otomatis Berbasis Sensor Kelembaban Tanah.
- Robot Penanam Benih Otomatis untuk meningkatkan efisiensi sektor pertanian.
- Smart KTR Berbasis IoT untuk mendeteksi pelanggaran di Kawasan Tanpa Rokok.
- Sistem Peringatan Dini Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) berbasis SMS serta sensor gas/suhu.
- Robot River Guard untuk pembersihan sampah otomatis di area sungai.
- Sistem Peringatan Dini Banjir Luapan Sungai Bengawan Solo.
- Jemuran Otomatis Berbasis Energi Surya yang terlipat otomatis saat hujan.
- Kandang Ternak Pintar berbasis sensor pakan dan air minum.
- Inovasi Pendingin Suhu Unggas untuk menekan angka kematian ternak.
Melalui penyelenggaraan LASABO 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus berkomitmen untuk mendukung pembinaan minat serta bakat generasi muda di bidang riset dan teknologi secara berkelanjutan. Pemkab Bojonegoro berharap ajang ini dapat melahirkan sumber daya manusia yang unggul, kreatif, dan berdaya saing tinggi guna mendukung pembangunan daerah yang maju dan sejahtera.